2 Pelajar asal Purbalingga Sabet Penghargaan Festival Film Kawal Harta Negara

2 Pelajar asal Purbalingga Sabet Penghargaan Festival Film Kawal Harta Negara

foto: Purwokertokita.com

Malam penganugerahan ajang Festival Film Kawal Harta Negara (FFKHN) 2017, Selasa (29/08).

INDEPENDEN.ID – Film bertajuk anti-korupsi yang dibuat pelajar SMA Negeri 2 Purbalingga, Fajar Wigunna terpilih menjadi film dokumenter pelajar terbaik dalam ajang Festival Film Harta Negara (FFKHN) 2017. Video berjudul “Beras Bosok Kanggo Rakyat”. Film ini menceritakan tentang tentang Program Pemerintah Rastra (Beras Sejahtera) yang dulu bernama Raskin (Beras untuk Rakyat Miskin), dalam penerapannya tidak menjadikan rakyat sejahtera, Selasa (29/08).

Sementara itu, penghargaan untuk kategori Video Citizen Journalism (VCJ) diberikan siswa SMA Negeri Bukateja, Asyrof Zahirillah. Asyrof menyutradarai film berjudul “Papan Anggaran Desa”. Film ini bercerita tentang tentang desa yang sudah transparan terkait penggunaan dana desa di Kabupaten Purbalingga. Bentuk transparansi atau keterbukaan pemerintah desa pada warga ini dengan cara mempublikasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) di ruang publik dengan papan atau baliho.

Salah satu juri, Ary Nugroho, mengatakan film-film karya pelajar Purbalingga selalu menawarkan bentuk keberanian. FFKHN yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan United States Agency for International Development (USAID) ini rencananya akan menggunakan film dan video pemenang dan nominasi sebagai materi kampanye mengawal harta negara bagi BPK. Selengkapnya: Film dan Video Sineas Purbalingga Sabet Dua Kategori di FFKHN 2017