Menghilangnya Si Mata Biru di Ternate

Menghilangnya Si Mata Biru di Ternate

foto: Dok: Hiar/Kieraha.com

Kuskus Mata Biru atau nama lokal Ternate disebut Kuso

Independen --- Ternate adalah pulau gunung api yang mempunyai luas daratan 162 km2. Tidak terlalu besar, tetapi pulau ini punya andil pada sejarah dunia. Naturalis terkenal Alfred Russel Wallace pernah berkunjung ke Ternate bahkan sampai 8 kali pada kurun waktu 1858-1861. Wallace rajin mengumpulkan hewan dan tumbuhan di daerah yang dia kunjungi dan menuliskan penemuan-penemuannya. Artikel-artikel ilmiah itu dia kirimkan ke Charles Darwin yang kemudian menemukan Teori Evolusi. Di pulau inilah, Wallace banyak menemukan hewan menarik dan khas kepulauan Maluku Utara. 

Salah satu hewan menarik di Ternate adalah Kuso (sebutan lokal) atau Kuskus Mata Biru (Blue-eyed cuscus). Mamalia berkantung ini adalah hewan malam atau aktif mencari makan ketika malam hari dengan matanya yang besar dan berwarna biru. Berbeda dengan kuskus di tempat lain, seperti Sulawesi Utara yang bermata hitam. Kuso ini sudah mulai jarang ditemui di pulau Ternate. Mereka terdesak oleh pembangunan pemukiman, sementara luas daratannya pun terbatas. Tidak hanya Kuso yang terancam punah, ada beberapa hewan darat maupun laut, terancam hilang dari Ternate karena pembangunan pemukiman dan reklamasi pantai. Hewan apa saja yang terancam di Ternate dapat dibaca di Kala Blue-eyed Cuscus Ternate Terancam Punah (ID002).