Dieng Kembangkan Wisata Selfie Dengan Tanam Bunga Mawar

Dieng Kembangkan Wisata Selfie Dengan Tanam Bunga Mawar

foto: Aris Andrianto/Purwokertokita.com

Kabut tipis menutupi Desa Dieng Kulon dan kompleks Candi Arjuna di Dieng Banjarnegara, Ahad (2/8). Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah sering disebut sebagai negeri di atas awan, karena saat musim kemarau daerah tersebuty diselimuti kabut. Suhu udara bisa mencapai nol derajat celcius. Sekitar 150 wisatawan mengunjungi Dieng untuk melihat Festival Budaya Dieng 2015.

“Bila benar seperti informasi yang kami terima, hasil usaha dari bunga Mawar ini cukup tinggi nilai jualnya. Hasilnya setara dengan budi daya tanaman Kentang. Namun upaya ini butuh waktu dan contoh nyata. Karena itu, kami akan memulai upaya ini dari tanah milik kami, bekas lahan budidaya strawberi di desa Kepakisan” katanya.

Upaya rintisan pengembangan kebun bunga mawar ini, sambungnya, merupakan hasil kerja sama dengan praktisi di bidang essence oil dan pakar penelitian dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Berdasarkan hasil observasi awal pihaknya, Dieng merupakan tempat yang sangat cocok untuk bagi tumbuhnya bunga Mawar. Lingkungan Dieng sepadan dengan lingkungan pusat pengembangan bunga Mawar di Bulgaria yang menjadi rujukan pengembangan industri essence oil untuk bahan baku parfum.