Buya Syaafii Ma'arif, Kearifan Orang-orang Kecil dan Simbol Perlawanan

Buya Syaafii Ma'arif, Kearifan Orang-orang Kecil dan Simbol Perlawanan

foto: Anisatul Umah/Kabar Kota

Peluncuran buku Bengkel Buya

Independen --- Buya Syaafii Ma'arif meluncurkan buku komik "Bengkel Buya" hasil dialog dengan orang-orang kecil sepanjang  perjalanan. Buku yang ditertbitkan Maarif Institute ini berisi pandangan-pandangan masyarakat yang berhasil digali Buya. Sumbernya bisa dari sopir, juga masyarakat yang lain. Temanya pun beragam, tidak hanya soal politik, tapi juga masalah-masalah keseharian. Menangkap makna dari semua isu dan peristiwa dari kaca mata masyarakat kecil. Selengkapnya baca Kabarkota: Ahmad Syafii Maarif : Wong Cilik Teladankan Sifat Baik.  

Jauh dari Bali, sebagian masyarakat yang  melihat potensi kerusakan alam dan kultur dari reklamasi Pantai Benoa, mereka tetap gigih menolak pengurukan area pantai untuk area bisnis wisata ini. Penolakan tidak hanya disimbolkan aksi massa, demonstrasi, tapi juga atribut-atribut. Gde Putra memotret atribut-atribut yang digunakan para pendukung tolak reklamasi sangat detail, sebagai bentuk perlawan terhadap mega proyek yang didukung kelompok politik dan akan dijalankan korporasi besar dari Jakarta ini. Selengkapnya baca catatannya di BaleBengong: Atribut Tolak Reklamasi dan Perlawanan Sehari-hari