AJI Gelar Festival Media dan Kongres di Solo

AJI Gelar Festival Media dan Kongres di Solo

foto: Dok. AJI

Sebagian pembicara Festival Media AJI 2017 di Solo.

Independen --- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) akan menggelar Festival Media 2017 dan Kongres ke-10 di Solo. Festival media akan berlangsung di Grha Soloraya Bakorwil Surakarta, Kamis-Jumat (23-24/11), sedangkan Kongres AJI berlangsung di Hotel Sunan, Jumat-Minggu (24-26/11). Diperkirakan sekitar 500 jurnalis akan datang meramaikan acara tersebut.

Selain kedua acara itu, AJI juga menggelar Seminar Nasional bertema Jurnalisme di Era Rovolusi Industri Keempat. "Konferensi ini mengulas arah media di tengah gempuran digitalisasi," ujar Ketua AJI Indonesia, Suwarjono saat konferensi pers di Solo, Selasa (14/11). 

Ia mengatakan Festival Media dan seminar nasional terbuka untuk jurnalis di luar anggota AJI, blogger, mahasiswa, dosen dan masyarakat umum.  Festival media menjadi agenda tahunan AJI yang ditujukan untuk mendekatkan masyarakat pada media dan menyampaikan perkembangan media pada masyarakat.

Suwarjono mengatakan literasi media ini digelar sekaligus ajang mengajak masyarakat melek terhadap media di era banjir informasi, yang disesaki banyak sampah, hoax, fake news atau berita bohong. Diharapkan masyarakat bisa paham memilih memilah informasi yang layak dikomsumsi. “Fesmed tahun mengetengahkan tren media terkini yang semakin berkembang misalnya terkait robot jurnalisme, data jurnalisme, reportase VR, dan sebagainya,” katanya.

Acara itu akan dikemas dalam workshop-workshop dan kelas-kelas gratis dengan para pembicara seperti Wakil Pemimpin Redaksi Beritaagar.id, Rahadian Prajnamu yang akan mengenalkan robot journalism serta workshop video jurnalis yang disampaikan jurnalis dan pegiat film dokumenter Dandhy Dwi Laksono dari WatchDoc. Selengkapnya buka Festival Media AJI 2017

Selain itu tiga perusahaan raksasa digital, Facebook, Google, dan Twitter, akan mengambil bagian dalam sejumlah workshop literasi digital. Mereka akan bicara bagaimana masyarakat bijak bermedia sosial serta pemanfaatannya untuk penyebaran informasi atau peliputan berita. Kareena itu, fesmed juga menyajikan worskhop melawan hoax, petunjuk internet aman, hingga social media hack. 

Ketua Fesmed AJI 2017 Adib Muttaqin Asfar mengatakan selain berkumpulnya para jurnalis, Festival Media juga menjadi ruang pengelola media massa baik cetak, online, televisi, radio, media komunitas maupun kalangan pemangku kepentingan media untuk berinteraksi dengan masyarakat. "Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara akan hadir dalam kopi darat,” ungkap Adib dalam konferensi pers.

Selain kegiatan di atas, panitia juga menggelar dua acara di dua kampus, yakni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Sebelas Maret (UNS), Selasa-Rabu (21-22/11). Di Muhammadiyah akan berlangsung Workshop Monetize Media Online dan Science Journalism, sementara di UNS bakal diadakan Lecturing Science Communication, dan Kuliah Umum Jurnalisme Data.

Y. Hesthi Murthi