Adat Bali Larang Perkawinan Anak

Embed from Getty Images

foto: AFP/Getty Images

Praktik perkawinan anak di India

Independen --- Adat Bali melarang perkawinan usia anak. Ketentuan ini telah menjadi rekomendasi dalam dalam Pesamuhan Agung VI Majelis Desa Pakraman, November 2017 lalu. Rekomendasi yang lahir diantaranya meminta Majelis Utama Desa Pakraman menyusun contoh awig-awig atau perarem (aturan tertulis) untuk meningkat kualitas sumber daya masyarakat terutama anak-anak dan remaja dengan menaikkan usa minimal perkawinan menjadi 18 tahun. 

Harapananya para prajuru atau pemimpin desa prakaman akan takut jika diminta menjadi saksi perkawinan anak. Selain itu Adat Bali juga berupaya mengambil upaya restorative justice dalam menangani kasus anak-anak berhadapan dengan hukum. Selengkapnya baca BaleBengong: Mewujudkan Perlindungan Anak dalam Aturan Adat.  (ID001)