Berburu Waktu Melindungi Bangunan Bersejarah

Berburu Waktu Melindungi Bangunan Bersejarah

foto: Dok: Terakota.id / Zainul Arifin

Gedung PLN Kota Malang yang diajukan menjadi bangunan cagar budaya

Independen ---Tidak melupakan sejarah, adalah pesan bagi bangsa yang mau maju. Tengok saja negara-negara maju, mereka belajar dari sejarah bangsa dan melakukan inovasi-inovasi baru. Dan, negara-negara itu selalu merawat bangunan-bangunan bersejarah, sebagai monumen untuk tidak melupakan sejarah. Kalau kita ke Perancis, Belanda, Jepang, Korea Selatan dengan mudah temukan bangunan-bangunan kuno yang dirawat baik. 

Di Indonesia, tidak semua bangunan bersejarah dirawat dengan baik. Sebagian sudah hancur diganti bangunan modern. Para penggiat sejarah seperti berlomba dengan waktu, untuk menyelamatkan bangunan-bangunan bersejarah. Pertama-tama dengan menetapkan bangunan-bangunan tersebut sebagai cagar budaya. Jika sebuah bangunan sudah berstatus cagar budaya, maka tidak mudah untuk mengubah fungsi maupun menghancurkan bangunan tersebut.

Kota Malang sedang berlomba dengan waktu untuk menetapkan bangunan-bangunan bersejarahnya. Banyak bangunan di kota ini mempunyai nilai sejarah, terutama sebagian kota ini dibangun di era zaman kolonial Belanda. Namun ironisnya, saat ini baru satu bangunan yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya, yaitu Toko Oen. Karena itu, pemerintah kota Malang sedang memproses 20 bangunan lagi, untuk segera dijadikan cagar budaya. Bangunan mana saja itu, simak di Selamatkan Ribuan Bangunan Bersejarah di Kota Malang

Tidak jauh dari Malang, di kabupaten Kediri ada sebuah bangunan yang layak dijadikan cagar budaya, yaitu rumah KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nadhatul Ulama (NU). Rumah ini layak memenuhi kriteria bangunan bersejarah yaitu sudah berusia 50 tahun lebih dan mempunyai arti khusus bagi sejarah, pendidikan, agama, kebudayaan maupun nilai budaya bagi kepribadian bangsa. Jelas rumah ini punya peran penting, di rumah itulah KH Hasyim Asy'ari menyusun kurikulum pendidikan madrasah, yang sebagian masih berlaku sampai sekarang.  

Namun usulan menjadi cagar budaya rumah KH Hasyim Asy'ari ini mendapat sedikit kekhawatiran dari pihak keluarga. Apa yang menjadi kekhawatiran keluarga besar KH Hasyim Asy'ari? Kisah lengkapnya ada di  Keluarga Enggan Rumah KH Hasyim Asy'ari Jadi Cagar Budaya (002).