Bantu kami terus meneliti dan menginformasikan. Kami sangat berterima kasih kepada semua yang telah mendukung kami

donasi sekarang

Kongres AJI XI: Butuh Omnibus Program

Kongres AJI XI: Butuh Omnibus Program
Foto: foto: Bayu/Independen.id
Ketua Umum Abdul Manan dan Sekjen Revolusi Riza memberikan laporan pertanggungjawaban,

Independen ---- Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi, Dandhy Laksono berharap Kongres XI Aliansi Jurnalis Independen (AJI) akan menghasilkan Omnibus Program untuk menjawab persoalan kebebasan pers. Kebebasan pers di Indonesia selain menghadapi kekerasan dan krimininalisasi jurnalis, juga menghadapi pandemi Covid-19 yang membuat gelombang PHK di perusahaan media. 

Kongres XI AJI sendiri diselenggarakan secara virtual mulai Sabtu-Minggu, 27-28 Februari. Kongres XI virtual ini menandai sejarah baru selama  organisasi ini berdiri. Sekitar 300 anggota AJI dari Aceh hingga Papua mengikuti hajatan ini. 

Ketua Panitia Kongres XI AJI Mustakim mengatakan, meski kongres kali ini digelar secara virtual karena dampak pandemi, tak menyurutkan antusiame peserta. Panitia katanya, menyiapkan platform yang aman dan sesuai kebutuhan kongres. Panitia sudah menyiapkan kongres ini sejak jauh-jauh hari, terutama memastikan semua anggota AJI bisa mengikuti pesta demokrasi tiga tahunan ini.

“Meski digelar secara online saya berharap tidak mengurangi kualitas kongres yang merupakan agenda tertinggi organisasi,” kata Mustakim di Jakarta.

Agenda Kongres XI ini antara lain membahas Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga, Garis Besar Haluan Program (GBHP), Resolusi, dan agenda pemilihan ketua dan sekretaris Jenderal. Selain itu,

Ketua Umum AJI Abdul Manan mengapresiasi pelaksanaan Kongres Virtual sampai sejauh ini berjalan lancar. Dia berharap agar semua peserta mengikuti Kongres ini dari awal sampai akhir.

"Kami berharap kawan-kawan berkontribusi aktif dalam kongres, agar ikut menentukan arah masa depan organisasi ini," kata Manan.

Menurut Manan, tantangan yang dihadapi AJI ke depan tidak lebih mudah. Selain masih harus menghadapi dampak pandemi, juga mengatasi ruang kebebasan yang kian menyempit.

Kongres pada hari pertama berhasil menuntaskan sejumlah agenda penting. Salah satunya penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2017-2021. Nyaris seluruh AJI Kota telah memberi pandangan dan menerima LPJ kepengurusan Manan - Revo.  

Pada hari pertama Kongres XI  juga telah menetapkan dua AJI Kota baru yaitu AJI Pangkalpinang dan AJI Samarinda. Maka jumlah AJI Kota menjadi 40 yang tersebar di seluruh Indonesia.

Minggu, 28 Februari agenda kongres akan dilanjutkan untuk membahas Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga, Garis Besar Haluan Program Kerja, hingga pemilihan Ketua dan Sekjen baru.

Data Lainnya