Bantu kami terus meneliti dan menginformasikan. Kami sangat berterima kasih kepada semua yang telah mendukung kami

donasi sekarang

Data Bantuan di Pasuruan Tidak Terkoordinasi

Data Bantuan di Pasuruan Tidak Terkoordinasi
Foto: sumber: wartabromo.com/Asad Asnawi

Independen  --- Soal data bantuan sosial di Indonesia selalu menjadi masalah. Hal ini selalu jadi topik berita dari tahun ke tahun. Karena seringnya menjadi kacau, nampaknya kemudian masalah ini dianggap hal yang wajar dan tidak pernah ada upaya serius untuk membenahi. 

Ketika pandemi Covid-19, Kementerian Sosial menambah bantuan dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai bagi 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM mendapatkan uang tunai sebesar 600 ribu rupiah per bulan untuk periode bulan April - Desember berkurang menjadi 300 ribu rupiah per bulan. 

Bagaimana praktek di lapangan? Contoh kasus di Kabupaten Pasuruan. Data masih tumpang tindih. Setiap Dinas melakukan pendataan dan program bantuan sosial sendiri, masukan pembaharuan data dari kelurahan ada tetapi tidak ada perbaikan, ada warga yang tidak menerima meskipun layak, dan seterus. Hal ini tergambarkan dalam liputan Asad Asnawi di  Morat-Marit Data Bantuan Covid-19 

 

Khusus Lainnya