Bantu kami terus meneliti dan menginformasikan. Kami sangat berterima kasih kepada semua yang telah mendukung kami

donasi sekarang

Seleksi Perangkat Desa di Yogyakarta Libatkan Kampus

Seleksi Perangkat Desa di Yogyakarta Libatkan Kampus
Foto: sumber: Radar Jogja

Independen --- Lewat Peraturan Menteri Dalam Negeri no 67/2017, pengangkatan perangkat desa tidak bisa lagi melakukan penunjukan, tetapi harus melalui seleksi. Dan seleksi ini melibatkan pihak ketiga. Praktek di Provinsi DIY, sebagian Perda Kabupaten/Kota mewajibkan pihak ketiga itu adalah kampus. 

Sampai tahun 2020, Peraturan Menteri Dalam Negeri ini sudah dijalankan di 5 Kabupaten/Kota yang ada di Yogyakarta, dengan beberapa variasi. Seperti di Kabupaten Sleman, kampus tidak hanya terlibat di proses seleksi tetapi juga lanjut dengan melakukan pendampingan atau peningkatan kapasitas SDM lewat Sekolah Perangkat Desa. Sementara di kabupaten lain, kampus hanya terlibat di tes tertulis. 

Ada beberapa kendala dan kekurangan, namun proses pemilihan perangkat desa ini akan terus diperbaiki oleh Pemerintahan Provinsi DIY seperti akan menambahkan materi Keistimewaan Yogyakarta. Ikuti liputan Latifa Nurina dari Radar Jogja di Libatkan Akademisi, Seleksi Pamong Desa Lebih Objektif dan Transparan (D02). 

Khusus Lainnya