Menteri Agama Bicara tentang Keberagaman (video)

Menteri Agama Bicara tentang Keberagaman (video)
Foto: www.aji.or.id
foto dari kiri-kanan: Arfi Bambani (Sekjen AJI), Nezar Patria (Komisioner Dewan Pers/ Juri Tasrif Award), Irjen Pol. Boy Rafli Amar (Kadivhumas Mabes Polri), Yosep Adi Prasetyo (Ketua Dewan Pers), Rudiantara (Menkominfo), Lukman Saifuddin (Menteri Agama), Suwarjono (Ketua AJI) berfoto bersama saat HUTke-22 Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Hotel Sari Pan Pacific, Jumat, 26 Agustus 2016.

Independen ---  Peringatan ulang tahun ke-22 Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengambil tema "Media, Ekspresi, Keberagaman" karena prihatin dengan menguatnya sikap dan tindakan intoleran, antikeberagaman dan antipluralisme yang terjadi akhir-akhir ini. Ketua AJI Indonesia, Suwarjono mengatakan tiga pilar utama AJI adalah menjaga kebebasan pers, mendorong pers yang profesional dan jurnalis yang sejahtera.

Kebebasan berekspresi merupakan bagian dari ranah kebebasan pers. AJI menilai pentingnya menyuarakan isu kebebasan berekspresi tahun ini, karena tidak ingin kehidupan berdemokrasi dicabik-cabik sekelompok masyarakat. "Masyarakat harus terus diingatkan pentingnya pluralisme,” tutur Suwarjono. 

Menteri Agama Lukman Saifuddin yang khusus diundang untuk memberikan orasi budaya tentang kebhinekaan dan keragaman menguraikan pandangannya tentang kondisi masyarakat dan praktik intoleran yang terjadi. Termasuk kritiknya terhadap peran media, yang jika tidak hati-hati dapat mendorong praktik intoleran masyarakat. Sepanjang sekitar 33 menit Lukman membacakan teks orasi, selengkapnya baca: Orasi Budaya Menteri Agama: Kebhinekaan dan Keberagaman Indonesia. Jakartanicus mendokumentasikan orasi budaya tersebut. 

 

Media Lainnya