Pesan Terakhir Sutopo Purwo Nugroho

Pesan Terakhir Sutopo Purwo Nugroho
Foto: Sumber: setkab.go.ig
Sutopo saat memberikan memberikan informasi kebencanaan.

INDEPENDEN, Jakarta - Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho meninggal, Ahad (07/07). Lelaki kelahiran Boyolali, meninggal karena kanker paru saat menjalin pengobatan di Guanzho, China.

Dalam pesan terakhir melalui media sosial, Sutopo mengatakan kanker parunya telah menyebar ke persendian tulang. Dia pun meminta doa restu kepada semua netizen. “Jika ada kesalahan mohon dimaafkan. Sekaligus dimaafkan atas kesalahan dan dosa,” katanya seperti ditulis dalam postingan Instagram @sutopopurwo , Sabtu (15/07).

Sutopo juga mengucapkan dua kali kata “maaf” karena ia akan menjalani pengobatan selama 1 bulan penuh sehingga tak bisa memberikan informasi mengenai bencana.

“Maaf jika tidak bisa menyampaikan info bencana dengan cepat. Mohon maaf ya,” katanya.

Sebelumnya, Sutopo juga sempat memposting foto bersama ibundanya. Dalam postingan tersebut tampak ibunda Sutopo sedang mengelus punggung anaknya.

“Alhamudillah ibuku masih sehat. Setap merwatku. Tanpa kenal lelah memiji sendi-sendi yang sakit,” dalam postingan IG.

Selama hampir satu dekade, Sutopo kerap memberikan informasi kebencanaan secara cepat. Penggemar pahlawan super "Captain Amerika" memiliki sederet penghargaan selama menjabat sebagai juru bicara BNPB, di antaranya The First Responders dari media The Straits Times, 2018 sebagai dedikasi memberikan informasi bencana di Indonesia dengan sigap dan segera. Selain itu, ia juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Teladan Anti-Hoaks Indonesia dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) karena gigih menyebarkan kebenaran informasi dan menangkal informasi hoaks tentang kebencanaan.

ID003

Orang Lainnya