(Gempa Sulteng) 5 WNA Dinyatakan Hilang

(Gempa Sulteng) 5 WNA Dinyatakan Hilang

foto: Dok. BNPB

Tim SAR mengevakuasi korban gempa di Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9)

INDEPENDEN, Jakarta - Sebanyak 71 Warga Negara Asing telah teridentifikasi pascagempa kuat di Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). Sebagian WNA telah dievakuasi ke Jakarta, namun sebagian lagi masih belum diketahui nasibnya.

Berdasarkan keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari 71 WNA, sebanyak 5 WNA masih dalam pencarian. 

"1 orang WNA asal Korea Selatan, kondisi belum diketahui, tapi diduga posisi di Hotel Roa Roa di Palu yang runtuh karena gempa," kata juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya, Minggu (30/9). Di Hotel Roa Roa diperkirakan masih terdapat 50 - 60 orang yang tertimbun reruntuhan.

Sutopo menamambahkan 3 WNA asal Prancis, dan 1 WNA asal Malaysia  juga belum diketahui kondisinya. 

Sementara itu, saat ini WNA yang sudah diketahui kondisinya sudah ditangani Kementerian Luar Negeri. Mereka yang berhasil diketahui kondisinya aman di antaranya WNA asal Singapura, Belgia, Jerman, Vietnam, Thailand dan Tiongkok.

Sampai Sabtu 30 September 2018, BNPB mencatat 832 orang meninggal akibat gempabumi M7,4 di Kota Palu dan Kabupaten Donggala. Sebagian besar mereka tewas karena tertimbun reruntuhan bangunan. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah. 

BNPB juga mencatat sebanyak 540 orang luka berat telah dirawat di rumah sakit dengan jumlah pengungsi 16.732 jiwa yang tersebar di 24 titik. Proses pencarian korban saat ini masih terkendala keterbatasan alat berat. ID003