Satwa Liar Jangan Dipelihara

Satwa Liar Jangan Dipelihara

foto: Dok : BKSDA Aceh/acehkita.com

Orangutan yang disita dari penduduk di Aceh Selatan

Independen --- Kegemaran orang memelihara satwa liar , selain melanggar hukum, juga mempunyai resiko membahayakan lingkungan sekitar. Seperti yang terjadi di Kabupaten Kampar, Riau, seekor ungko atau sejenis kera lokal, yang sudah lama dipelihara penduduk, ternyata menggigit lengan seorang anak. Si anak dirawat di rumah sakit, dan akhirnya ungko diamankan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau. Kejadian ini dapat dibaca di  Satwa Ungko Dievakuasi Usai Serang Bocah.

Sementara itu di Kabupaten Aceh Selatan, provinsi Aceh, seekor orangutan disita oleh Balai BKSDA Aceh dari seseorang yang memelihara. Orangutan yang diperkirakan berusia 4 tahun ini, dibawa ke pusat rehabilitasi di Sibolangit untuk dipersiapkan hidup di alam liar. Dalam kurun 5 tahun, Balai BKSDA Aceh sudah menyita 40 ekor orangutan dari peliharaan penduduk.  Simak di  Satu Individu Orangutan Disita di Aceh Selatan (D002)