Daftar 36 Mantan Koruptor Lolos Bacaleg

Daftar 36 Mantan Koruptor Lolos Bacaleg

foto: logo bawaslu/dok. bawaslu

ilustrasi: logo bawaslu

INDEPENDEN, Jakarta – Berdasarkan catatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sedikitnya 36 mantan koruptor dimenangkan dalam sengketa pemilu di tingkat Bawaslu daerah atau panwaslu. Mereka melenggang menjadi bakal calon legislatif atau pun bakal calon anggota DPD.

Dari 41 laporan gugatan yang diterima Bawaslu, sebanyak 27 putusan dikabulkan, 9 putusan dikabulkan sebagian, 2 putusan gugur, 1 putusan ditolak, 1 putusan tidak dapat diregistrasi, dan 1 sepakat mediasi.

“Ya, itu data dari Bawalu,” kata Anggota Bawaslu Rahmat Bagja kepada Independen.id, Rabu (13/9).

Bawaslu meminta KPU untuk menghormati keputusan ini. Rahmat Bagja mengatakan apa pun keputusan dari Panwaslu dan Bawaslu Daerah wajib dilaksanakan. Hal ini seperti tertuang dalam amanat UU tentang Pemilu No. 7/2018. “Karena undang undang menyatakan putusan Bawaslu wajib dilaksanakan oleh KPU. Itu (KPU-red) bisa dipidanakan oleh pemohon,” katanya.

Di sisi lain, KPU RI bersikukuh pada Peraturan KPU  No. 20/2018 dan Peraturan KPU No. 14/2018. Dalam aturan ini ditegaskan partai politik dilarang mengajukan mantan narapidana korupsi menjadi bakal calon anggota legislatif atau pun bakal calon anggota DPD. Dua aturan ini disahkan sebelum tahapan pencalonan anggota legislatif dan DPD dimulai.

 “Semestinya semua pihak, KPU, Bawaslu, DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu-red) menghormati peraturan KPU yang sudah diundangkan. Jangan sampai kewenangan Mahkamah Agung diambil Bawaslu yang menyatakan Peraturan KPU itu tidak berlaku,” kata komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan.

Lebih lanjut Wahyu menilai putusan-putusan Bawaslu dan panwaslu daerah yang mengabaikan PKPU akan membahayakan proses pemilu. “Karena tidak ada kepastian hukum,” katanya. ID003

Berikut daftar nama mantan koruptor yang dikabulkan Bawaslu dan Panwaslu daerah menjadi bacaleg dan bakal calon anggota DPD:

 

1. Gerindra (6 Bacaleg)

- Muhammad Taufik (DKI Jakarta). Putusan dikabulkan

- Herry Jones Kere (Sulawesi Utara 1). Putusan dikabulkan sebagian

- Husen Kausaha (Maluku Utara 4). Putusan dikabulkan sebagian

- Alhazar Sahyan (Tenggamus 4). Putusan dikabulkan

- Ferizal (Belitung Timur 1). Putusan dikabulkan

- Mirhammuddin (Belitung Timur 2). Putusan dikabulkan

 

2. Golkar (5 Bacaleg)

- Hamid Usman (Maluku Utara). Putusan dikabulkan

- Heri Baelamu (Pandeglang). Putusan dikabulkan

- Dede Widarso (Pandeglang). Putusan dikabulkan

- Saiful Talib Lami (Tojo Una-una). Putusan dikabulkan

- Edy Muklison (Blitar). Putusan dikabulkan

 

3. Berkarya (4 Bacaleg)

- Meike Nangka (Sulawesi Utara). Putusan dikabulkan sebagian

- Arif Armain (Maluku Utara). Putusan dikabulkan.

- Yohannes Marinus Kota (Ende). Putusan dikabulkan

- Andi Muttamar Mattotorang (Bulukumba). Putusan dikabulkan

 

4. Hanura (4 Bacaleg)

- Mudatsir (Jawa Tengah)

- Ahmad Ibrahim (Maluku Utara)

- HM Warsit (Blora)

- Moh Nur Hasan (Rembang)

 

5. PAN (4 Bacaleg)

- Abdullah Fattah (Jambi)

- Masir (Belitung Timur)

- Muhammad Afrizal (Lingga)

- Bahri Syamsu Arief (Cilegon)

 

6. PKPI (3 Bacaleg)

- Joni Kornelius Tondok (Toraja Utara)

- Yuridis (Indragiri Hulu)

- Raja Zulhindra (Indragiri Hulu)

 

7. Nasdem (2 Bacaleg)

- Abu Bakar (Rejang Lebong). Putusan dikabulkan sebagian.

- Edi Iskandar (Rejang Lebog). Putusan dikabulkan sebagian.

 

8. Garuda (2 Bacaleg)

- Julius Dakhi (Nias Selatan). Putusan dikabulkan.

- Ariston Moho (Nias Selatan). Putusan dikabulkan

 

9. Demokrat (2 Bacaleg)

- Jhony Nasibuan (Cilegon)

- Darmawaty Dareho (Manado)

 

10. PKS (1 Bacaleg)

- Maksum DG Mannassa (Mamuju)

 

11. Perindo (1 Bacaleg)

- Ramadhan Umasangaji (Kota Pare-Pare)

 

12. PBB (1 Bacaleg)

Nasrullah Hamka (Jambi)

 

13. Bakal Calon Anggota DPD:

Abdullah Puteh

Syahrial Damopoli

 

14. PPP (Nihil)

15. PSI (Nihil)

16. PDI Perjuangan (Nihil)

17. PKB (Nihil)