Beberapa Metode Belajar Tatap Muka di Tengah Covid-19

Beberapa Metode Belajar Tatap Muka di Tengah Covid-19
Foto: foto: Hendrikus/Mentawaikita.com

Independen --- Di beberapa wilayah di Sumatera telah menerapkan metode belajar tatap muka di sekolah. Dengan protokol kesehatan yang ketat, penerapan belajar tatap muka mempunyai beberapa variasi metode. Perbedaan metode ini menyesuaikan dengan kondisi setempat.

Di Kota Banda Aceh, yang masuk kategori zona orange, sekolah dengan belajar tatap muka berlangsung dengan metode 50% siswa yang bergantian masuk sekolah. Setiap siswa akan datang ke sekolah 2 hari sekali. Metode ini berlaku untuk sekolah tingkat SD maupun SMP. Detil kegiatan ini dapat dibaca di Sekolah di Banda Aceh Mulai Belajar Tatap Muka

Sementara itu di Kota Batam, siswa tingkat SD dan SMP datang ke sekolah setiap hari. Hanya kemudian dibagi dalam 2 shift. Sebanyak 50% siswa masuk di pagi hari dan 50% berikutnya masuk sekolah lebih siang. Seperti contoh pada tingkat SMP, separuh siswa masuk pukul 07.30-10.00 WIB dan rombongan berikutnya masuk sekolah pukul 10.30- 13.00 WIB. Diberi jeda 30 menit, agar tidak terjadi penumpukan. Selengkapnya bisa dibaca di Hal yang Terjadi di Hari Kedua Pembelajaran Tatap Muka di Batam

Berbeda lagi dengan sekolah di Kepulauan Mentawai. Di daerah ini  sekolah tingkat SD menerapkan belajar tatap muka dengan lokasi di rumah siswa. Guru yang mendatangi rumah siswa dan saat pembelajaran dikumpulkan sebanyak 4 siswa yang rumah tinggalnya saling berdekatan. Simak kisahnya di sini Di Masa Adaptasi Baru Covid-19, SDN 15 Maileppet Berlakukan Sistim Belajar Kelompok

(D02)

Umum Lainnya