Polisi: Jemaah Islamiyah Kirim 6 Gelombang Pemuda ke Suriah

Embed from Getty Images

INDEPENDEN, Jakarta - Mabes Polri menangkap pemimpin Jemaah Islamiyah (JI), Para Wijayanto yang telah menjadi buronan selama 11 tahun. Para Wijayanto ditangkap bersama 4 anggota JI lainnya akhir pekan lalu.

Menurut Juru Bicara Mabes Polri, Dedi Prasetyo, Para WIjayanto berperan mengendalikan organisasi secara Tandzim Siri (bawa tanah). “Mengendalikan logistik dan pembentukan pasukan khusus yang dipimpin oleh K,” katanya dalam keterangan pers. Terduga anggota JI, K sebelumnya ditangkap Mei lalu.

Selain itu, polisi juga membeberkan peran Para WIjayanto sebagai orang yang mengetahui dan menyetujui angkatan muda JI ke Suriah. Tujuannya, bergabung dengan kelompok milter Al-Qaeda.

Pengiriman angkatan muda JI ke Suriah dilakukan sejak 2013 hingga 2018 sebanyak 6 gelombang. Sebagian besar telah kembali ke Indonesia.

“Sedangkan mereka yang telah kembali ke Indonesia dan ditangkap pada Mei 2019 rata-rata mempunyai kemampuan intelijen, militer secara khusus termasuk membuat bom, roket dan sniper,” tambah Dedi.

Menurut polisi, Para Wijayanto pernah bersinggungan dengan aksi-aksi Bom Bali I dan II serta Bom Kedutaan Australia. Ia juga diyakin mahir merakit bom dan dekat dengan kelompok Noordin M. Top.

ID003

Umum Lainnya