Cek Fakta:  Kemenag Tidak Melarang Tadarus dan Tarawih di Masjid Menggunakan Pengeras Suara

Penulis: Marina Nasution

 

Independen-Sebuah akun Facebook mengunggah video berisi narasi yang menyebut Kementerian Agama (Kemenag) melarang masjid menggunakan pengeras suara saat tarawih dan tadarus. 

“Tarawih dan Tadarus Dilarang Pakai Pengeras Suara | AKIP tvOne”. begitu narasi dalam video yang beredar itu.  

Berikut ini hasil pengujian cek fakta atas narasi tersebut. Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) Anna Hasbie menegaskan bahwa edaran pedoman penggunaan pengeras suara tidak melarang penggunaannya dan membatasi syiar Ramadan.

Edaran itu mengatur tentang penggunaan pengeras suara dalam dan pengeras suara luar. Salah satunya, mengatur agar penggunaan pengeras suara pada bulan Ramadan, menggunakan pengeras suara yang mengarah ke dalam, baik saat pelaksanaan salat tarawih, ceramah/kajian Ramadan, dan tadarus Al Quran.

Edaran itu tidak dibuat untuk membatasi syiar Ramadan. Masyarakat sangat dianjurkan untuk bergiat tadarus, tarawih, dan qiyamul-lail selama Ramadan. Hanya saja, penggunaan pengeras suaranya saja diatur, agar suasana Ramadan menjadi lebih syahdu.

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas meminta pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid tidak menjadi polemik. Sebabnya, Surat Edaran Menteri Agama itu bertujuan agar suara yang keluar enak didengar. 

Buya Anwar mengatakan mensyiarkan bulan Ramadan itu penting. Menurutnya, salah satu hal yang dibutuhkan oleh jamaah dan umat Islam itu adalah alat pengeras suara yang posisinya diarahkan ke dalam dan ke luar masjid. 

Dilansir dari ANTARA, suara yang dikeluarkan harus merdu dan enak didengar. Bukan malah saling ‘balap-balapan’ suara antara pengeras dalam dan luar. Sehingga syiar akan tersampaikan pada umat. 

Dengan demikian, narasi Kemenag larang tadarus dan tarawih di masjid menggunakan pengeras suara adalah tidak benar. 

 

Rujukan:

https://www.facebook.com/ardiansyah.ardi.12/videos/1135426660950353/ 

Sumber konten diolah dari cekfakta.com yang terbit pada 27 Maret 2024.

 

kali dilihat