Lingkungan

  • Transisi Energi Terbarukan Indonesia: Ambisi Besar, Tantangan Lebih Besar 

    Energi terbarukan sering dielu-elukan sebagai jawaban atas krisis iklim—bersih, hijau, dan menjanjikan. Indonesia pun punya semua modal alamnya: matahari berlimpah, angin, air, hingga panas bumi. Tapi di balik ambisi besar transisi energi, realitasnya jauh lebih rumit. Ketergantungan pada batu bara masih kuat, regulasi tak konsisten, dan energi fosil terus dimanjakan. Lantas, apakah transisi energi terbarukan di Indonesia benar-benar menjadi jalan keluar, atau sekadar slogan hijau yang tersendat di lapangan?
  • Ekspansi Sawit dan Hilangnya Hutan di Indonesia

    Presiden Prabowo Subianto melempar wacana penanaman kelapa sawit di Papua demi swasembada energi dan pengurangan impor BBM. Dalihnya efisiensi anggaran negara. Masalahnya, ide ini muncul ketika Indonesia justru sedang defisit hutan bukan defisit sawit. Lewat jutaan hektare sawit sudah menguasai daratan dan deforestasi belum terkendali, ekspansi ke Papua memicu pertanyaan besar: ini strategi energi, atau resep baru krisis ekologis? Di tengah banjir, konflik agraria, dan hutan yang makin menyusut, Papua kini diposisikan sebagai “cadangan terakhir”. Tapi benarkah itu pilihan paling masuk akal atau justru jalan pintas berisiko tinggi?
  • Berapa Hekar Hutan yang Hilang dalam Setahun?

    Indonesia memiliki 95,5 juta hektar hutan yang menjadikannya salah satu pemilik hutan tropis terbesar di dunia. Namun, di tengah tren positif reforestasi, deforestasi masih terus mengancam. Artikel ini mengulas kondisi terbaru hutan Indonesia, laju kehilangan tutupan hutan, upaya pemerintah, hingga tantangan besar menuju FOLU Net Sink 2030.
  • Mengapa Sampah Plastik adalah Isu Kemanusiaan?

    Setiap minggu, manusia menelan setara sepotong kartu kredit—tanpa sadar. Dari air minum, udara rumah, hingga makanan laut, partikel mikroplastik kini menyusup ke tubuh kita. Bukan sekadar masalah lingkungan, krisis plastik telah berubah menjadi ancaman kemanusiaan: menggerogoti hak dasar manusia atas hidup sehat dan masa depan yang layak.
  • 7 Kearifan Lokal Indonesia dalam Menjaga Alam

    Di tengah krisis iklim global, masyarakat adat Indonesia sejak lama punya cara menjaga alam tetap lestari. Dari Subak di Bali, Sasi di Maluku, hingga kearifan Baduy di Banten, mereka membuktikan bahwa tradisi bisa menjadi benteng ekologi. Inilah tujuh kearifan lokal yang layak kita pelajari agar bumi tetap hidup bagi generasi mendatang.

Partner News Update

Advertisement