Independen --- Harapan dunia penerbangan Indonesia untuk meraup omzet US$ 872 miliar di tahun 2020 langsung buyar ketika pandemi Covid-19 melanda dunia. Padahal di tahun 2019, prospek dunia penerbangan sangat cerah.
Pemberlakukan sosial distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar membuat jumlah penumpang penerbangan merosot tajam. Pengakuan seorang pilot yang pada tahun 2019 bisa terbang dalam sebulan bisa 100 jam penerbangan, di bulan September 2020 hanya mendapat jatah 35 jam per bulan. Para kru penerbangan ini pun mulai ada yang kena PHK atau dirumahkan.
Maskapai penerbangan pun mulai melirik jasa cargo yang meningkat di era pandemi. Namun ini belum menutup pemasukan seperti di era tahun 2019. Sementara biaya operasional tetap tinggi. Meski banyak pesawat harus diistirahatkan, tetapi perawatan tetap rutin agar nanti ketika kembali digunakan tetap dalam keadaan baik.
Bagaimana industri penerbangan bertahan dan menyiapkan diri jika pandemi Covid-19 berakhir, tonton liputan Fina Nabilah yang tayang di CNN Indonesia TV (14 November 2020) , berikut tayangan yang didokumentasikan di Youtube