Independen --- Kecenderungan atau keinginan seseorang untuk bunuh diri sering kali direspon lingkungan sekitarnya dengan amarah, penghakiman sampai labelisasi. Respon ini justru memperburuk situasi.
Dalam laporan WHO 2019, bunuh diri menjadi penyebab kematian peringkat empat pada mereka yang berusia 15-29 tahun. Ini masa-masa mencari jati diri, dan ketika lingkungan seperti keluarga tidak mendukung, maka krisis identitas hingga timbul keinginan bunuh diri dapat muncul.
Faktor keluarga, seperti pertengkaran orangtua, perceraian sangat mempengaruhi remaja yang sedang mencari jati diri. Sementara perhatian negara ataupun lembaga formal masih sedikit pada kesehatan mental remaja maupun orang dewasa.
Beberapa mahasiswa di Jogja kemudian mendirikan komunitas Inspirasi Hamur, yaitu komunitas bagi para penyintas atau siapa pun yang membutuhkan ruang dan teman. Komunitas ini didirikan oleh mereka yang juga punya pengalaman percobaan bunuh diri, dan ingin memberikan dukungan bagi siapa pun yang membutuhkan teman. Siapa mereka dan bagaimana pengalaman mereka, sila ikuti tautan ini Mereka yang Hendak Bunuh Diri di Tengah Badai Keluarga
(D02)