Independen --- Seorang aktivis lingkungan, I Gusti Putu Dharmawijaya, yang menolak reklamasi Tanjung Benoa, Bali di tangkap polisi terkait penurunan bendera merah putih saat aksi tanggal 25 Agustus di DPRD. Ia telah ditetapkan menjadi tersangka.
Sementara itu catatan Robert Hutabarat yang dimuat dalam BaleBengong menyatakan "berita tentang penurunan bendera merah putih dan dipasangnya bendera ForBALI sejajar dengan merah putih adalah fitnah besar yang saat ini terus diolah pihak-pihak yang tidak senang dengan gerakan Rakyat Bali Tolak Reklamasi. Padahal dari banyak saksi yang melihat dan terlibat langsung pada demonstrasi, ada sekitar 30.000 rakyat terlibat dalam aksi di gedung DPRD Bali, sudah jelas-jelas diketahui bahwa bendera ForBALI dipasang DI BAWAH bendera Merah Putih! Bukan sejajar.
Dalam banyak video live maupun yang direkam pada saat pemasangan bendera itu pun bisa disaksikan bahwa yang terjadi bukan penurunan bendera, melainkan Pemasangan Bendera ForBALI DI BAWAH bendera Merah Putih," Foto di atas di ambil saat demonstrasi terjadi. Selengkapnya baca Melawan Fitnah ala Orde Baru terhadap ForBALI.
Saat ini beredar di Youtube, sebuah rekaman video penurunan bendera merah putih untuk dipasangkan dengan bendera ForBali. Bendera simbol penolakan rakyat Bali dipasang dalam satu tiang dengan posisi di bawah bendera merah putih. Hanya saja judul dan pengantar video itu cukup provokatif, membangun opini bahwa merah putih di diturunkan dan tidak lagi dinaikkan.