Kekerasan terhadap Guru di Papua dan Makassar

Independen --- Jenazah Esra Patatang, guru bantu di Papua yang meninggal karena ditembak kelompok kriminal bersenjata telah dipulangkan ke tanah kelahirannya, Luwuk Utara, Sulawesi Selatan. Esra Patatang merupakan guru bantu agama Katolik di SD Dondon Baga, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Selain itu, Esra dikenal aktif sebagai orang muda Katolik di Gereja Katolik Stasi Mulia. Selangkapnya baca Kabar Papua: Guru Bantu yang Pekerja Keras Itu Telah Tiada.

Sementara itu kasus hukum pemukulan terhadap guru yang dilakukan orang tua dan murid di Makassar terus berjalan. Sidang perdana telah digelar.  Pada sidang ini, majelis hakim menawarkan diversi namun ditolak korban dan berniat untuk melanjutkan sidang. Selanjutnya baca Kabar Makassar: Sidang Pemukulan Guru, MA Didakwa Kasus Penganiayaan

Merujuk pasal 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak, diversi adalah upaya mengalihan penyelesaian perkara anak sebagai pelaku dari proses peradilan pidana ke penyelesaikan di luar peradilan pidana.

kali dilihat