INDEPENDEN - Dua Bandar narkoba, Zamsana Saputra (19) dan Ferdi Ardian (25) warga asal Lhoksemawe Aceh Utara terlibat baku tembak dengan polisi. Bandar narkoba jenis ekstasi ini mengeluarkan jurus mabuk dengan melepaskan tembakan ke aras polisi setelah mereka berusaha melarikan diri dari razia. Selengkapnya: Dua Bandar Narkoba Asal Aceh Baku-Tembak dengan Polisi dari Dalam Mobil
Setelah baku tembak berlangsung, kedua Bandar ekstasi ini pun harus menerima peluru panas dari polisi. Aksi mereka telah mengancam jiwa polisi yang berusaha untuk menangkap. Mereka tewas di tempat setelah dikepung oleh polisi dari pelbagai penjuru. Aksi ini mirip adegan film koboi atau perang mafia narkoba. Selengkapnya: Baku Tembak di Jalinsum, Dua Bandar Narkoba Asal Aceh Tewas.
Dua bandar ekstasi asal Aceh yang tewas ini diduga sedang dalam perjalanan dari Jakarta ke Aceh dengan menggunakan mobil. Kepolisian menduga keduanya membeli 10 ribu butir ekstasi dari Jakarta untuk dijual kembali ke Sumatera. Kepolisian menyita 4.500 butir ekstasi. Sementara sebanyak 5.500 butir lainnya diduga sudah terjual. Selengkapnya: Bandar Narkoba Asal Aceh yang Tewas Ditembak di Jalinsum Baru Saja Jual 5.500 Butir Ekstasi