Selangkah Lagi Masuk ISIS, YYL Dideportasi dari Turki

INDEPDENDEN – Pendeportasian YYL (39), WNI asal Lampung Utara bersama belasan WNI lainnya dideportasi dari Turki. Sebagian dari mereka diduga hendak bergabung dengan barisan ISIS (Islamic State og Iraq and Syria).

Kakak ipar YYL, Arief Rahma  terkejut. Pasalnya, ia mengenal YYL sebagai sosok yang tampil sederhana, tak pernah menunjukkan perilaku ekstrimis. Waktu tinggal di rumahnya, YYL jarang sekali ke luar rumah kecuali ada keperluan dan juga diketahui tak pernah ikut bergabung dengan organisasi apapun. ‎YYL sendiri adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara. Selengkapnya: Keluarga di Kotabumi Terkejut YYL Dideportasi dari Turki Karena Terlibat ISIS

Begitu pun di mata para sahabatnya. YYL dikenal sebagai sosok pendiam dan jarang ke luar rumah.

Selama mengenal YYL, menurut perempuan yang mengaku mengenal dekat dan masih terbilang tetangga YYL itu, kepribadiannya sangat baik meski dikenal pendiam. Kendati demikian, semasa tinggal dengan kakak iparnya, YYL jarang sekali berada di rumah. Paling lama hanya dua hari saja di rumah, setelah itu menghilang. Selengkapnya: Dideportasi dari Turki karena Diduga Terlibat ISIS, Yuni Yanti Lerang Dikenal sebagai Sosok Pendiam.

Sebelumnya, sebanyak 14 Warga Negara Indonesia dideportasi dari Turki. WNI yang diduga akan bergabung dengan kelompok ISIS ini tiba di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggunakan pesawat Emirates EK-358 pada Rabu (1/2/) malam.

Selain YYL, mereka yang dideportasi yakni berinisial M (34), AHA (29), AS (13), HH (2), EF (34), HM (9), S (42), JAKA (19), TS (15), HMT (5), LKS (40), AME (35), dan IN (16).

kali dilihat