Rekor MURI: 27.500 Anak Minum Air Bersama

INDEPENDEN, Lubuklinggau - Sebanyak 2000 anak-anak dari Sekolah Dasar Negeri 16, 17, 18 dan 19 di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan duduk manis di jalanan yang sudah diberi tenda. Tangan mereka menggenggam erat botol-botol berisi air minum. Mereka bersiap-siap untuk minum air bersama-sama.

Jumat (19/05), menjadi momentum penting bagi Kota Lubuklinggau. Hari itu, seluruh anak-anak SDN di Lubuklinggau di tempat terpisah juga melakukan hal yang sama: minum air. Kegiatan minum air serentak ini dilakukan 27.500 siswa SDN dan menjadi catatan rekor terbesar di Indonesia bahkan dunia. 

"Karena belum pernah ada (di negara lain-red), kami telusuri tak ada. Jadi ini pembelajaran untuk minum bareng-bareng. Terutama edukasinya," kata Senior Manajer MURI Indonesia, Yusuf Ngadri, Jumat (19/05).

Ngadri menambahkan, edukasi untuk minum air yang menjadi catatan penting. Sebab, kekurangan atau kelebihan minum air akan berdampak terhadap kesehatan tubuh. "Misalnya, minum itu harus cukup. Ada ketentuan seperti apa air yang mesti diminum," katanya.

Gerakan yang diberi nama "Ayo Minum Air" (Amir) ini menjadi salah satu program pemerintahan Jokowi-JK di bidang kesehatan. Gerakan ini menyusul persoalan pola konsumsi air minum masyarakat Indonesia dinilai kurang sehat. Gerakan ini kemudian mendapat dukungan, di antaranya Indonesian Hydration Working Group (IHWG) dan Danone.

"Selama ini persoalan minum air itu dianggap sepele. Tapi itu cukup penting. Karena selama ini penyakit tidak menular yang selama ini cukup tinggi seperti gagal ginjal, dan diabetes, itu disebabkan dehidrasi kronik yang terbentuk sudah cukup lama," kata Wakil Ketua IHWG, usai kegiatan Amir di Lubulinggau, Sumatera Selatan.

Dalam kampanyenya, gerakan ini membuat tokoh kartun bernama Amir, sebagai ikon anak dengan hidrasi sehat. Pesan yang disampaikan adalah mendorong anak-anak untuk minum air putih sehari sebanyak-banyaknya 6 gelas.

Program hidrasi sehat ini sebelumnya pernah dilakukan di Jakarta dan Kota Ambon, akan tetapi belum masuk dalam catatan buku MURI. Kali ini Kota Lubuklinggau terpilih untuk mewakili wilayah di Pulau Sumatera dan ke depan pelaksanaannya diselenggarakan di Jakarta.

"Ini berkah untuk Kota Lubuklinggau. Tapi mudah-mudahan (kegiatan ini-red) tidak hanya menjadi seremoni, tapi bagaimana guru dan orang tua secara berkelanjutan untuk mengedukasi anak mengkonsumsi air putih yang sehat," kata Walikota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe.

M. Irham

kali dilihat