INDEPENDEN - Kepolisian Sulawesi Selatan telah menyelidiki kandungan 500 detonator yang akan diselundupkan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Berdasarkan pemeriksaan ini, kepolisian mengungkap kandungan dalam detonator adalah Petn atau Penta Erythritol Tetranitrat. Kandungan ini termasuk kategori bahan peledak High Explosive.
Juru bicara Polda Sulsel mengatakan, detonator ini bukan hanya bisa digunakan sebagai bom ikan, tapi juga meledakkan gedung. Detonator tersebut diketahui berasal dari India. Saat ini kepolisian telah memeriksa satu orang atas kasus penyelundupan detonator ini. Selengkapnya: Kandungan detonator berbahaya, ini penjelasan kabid humas polda sulsel.
kali dilihat