Independen --- Mudah mengucapkan new normal atau beradaptasi dengan cara hidup baru, namun tidak mudah dilaksanakan pada praktek sehari-hari. Seperti yang dialami para buruh. Di tengah pandemi, mereka harus tetap masuk kerja terutama yang bekerja di pabrik. Namun protokol kesehatan tidak maksimal, sehingga buruh terancam terkena Covid-19.
Di sisi lain, ada buruh yang dipotong upahnya sampai 50% sementara jam bekerja tidak berubah, dengan alasan kondisi ekonomi sedang sulit. Beban makin bertambah. Ada juga perusahaan yang menerapkan upah 50% dan masuk kerja 2 hari sekali. Akibatnya, buruh kemudian mencari pekerjaan sampingan yang ke sana ke mari, dengan resiko mudah terpapar Covid-19.
Sekelumit cerita buruh di tengah pandemi, dapat dibaca di liputan Ignatius Dwiana: Lahir Batin Bergulat Saat Pandemi (D02)