Konsumsi Daging Sapi Per Kapita Turun Di Saat Pandemi

Independen -- Konsumsi daging sapi per kapita di kabupaten/kota di Indonesia mengalami penurunan di saat pandemi Covid-19.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pada 2018, ada sepuluh kabupaten/kota di Indonesia dengan konsumsi per kapita tertinggi.

Kesepuluh daerah ini meliputi Kota Tidore Kepulauan dengan nilai 0,098 Kilogram (Kg) per kapita per pekan.

Kemudian, Manokwari dengan nilai 0,092 Kg per kapita per pekan, Kota Sorong 0,09 Kg per kapita per pekan, dan Seram Bagian Timur senilai 0,086 per kapita per pekan.

Berikutnya Sorong dengan jumlah konsumsi per kapita per pekan 0,084. Lalu, Kota Ternate sebesar 0,079 per kapita per pekan.

Kota Deiyai di Papua memiliki tingkat konsumsi daging sapi 0,078 Kg per kapita per pekan.

Kepulauan Sula dan Pulau Morotai di Maluku Utara memiliki konsumsi daging sapi yang sama per pekan yakni 0,077 per kapita.

Terakhir, Kota Gorontalo memiliki nilai konsumsi 0,075 per kapita per pekan.

Namun, setelah pandemi, nilai konsumsi daging per kapita ini mengalami penurunan.

Masih dari data BPS memperlihatkan pada 2021, konsumsi daging sapi di Kota Tidore Kepulauan hanya 0,006 Kg per kapita per pekan.

Kemudian, Manokwari hanya menjadi 0,005 Kg per kapita per pekan.

Kabupaten Sorong yang semula konsumsinya berada di 0,084 turun menjadi 0,001 Kg per kapita per pekan.

Data selengkapnya lihat grafis.

kali dilihat