Banjir bandang yang meluluh-lantakkan Pidie Jaya membuat DAS Krueng Meureudu rusak. Tumpukan kayu gelondongan di atas lumpur setinggi 2-3 meter membuat aliran sungai tersebut tak lagi bisa mencapai Selat Malaka, tapi mengalir ke pemukiman-pemukiman penduduk melalui alur-alur sungai baru. Kayu-kayu berkualitas tinggi yang mahal di pasaran menumpuk di depan-depan rumah warga