Ketika Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersuara keras soal “menumbangkan rezim” Iran, realitas yang dihadapi jauh lebih rumit. Konflik yang dipicu oleh aksi militer dan tekanan geopolitik bukan hanya ancaman singkat — Iran menunjukkan kesiapan untuk bertahan dalam perang panjang yang melelahkan. Di tengah seruan demi seruan agar rezim Tehran runtuh, artikel ini membuka lebar pertanyaan: siapa sebenarnya yang diuntungkan dari eskalasi ini, dan bagaimana konflik berkepanjangan akan mengubah tatanan keamanan regional dan global?
Sejumlah jurnalis Palestina mengatakan mereka secara eksplisit menjadi sasaran karena pekerjaan jurnalistik mereka. Para penyidik menginterogasinya selama berjam-jam tentang aktivitas jurnalistiknya dan memberinya pilihan: menjadi informan atau tetap mendekam lebih lama di penjara
Anak muda menjadi target utama, bukan karena kesalahan individual, tetapi karena posisi mereka sebagai subjek politik yang dianggap berbahaya bagi stabilitas kekuasaan.
“Tuak itu bukan racun, asal tahu cara meminumnya. Ini bukan sekadar minuman, tapi media yang mempertemukan orang, menjembatani obrolan, sekaligus merawat nilai-nilai kita,” tutur Benny
Disinformasi iklim telah mengubah penjaga hutan menjadi penghalang, dan peringatan dini menjadi gangguan. Padahal, masyarakat adat Papua tidak menolak masa depan. Mereka menolak kehilangan tanah, hutan, dan kehidupan yang menjadi dasar keberadaan mereka.
Kesaksian korban tindak kekerasan yang dilakukan aparat di Jembatan Krueng Mane pada malam ketika mereka hendak membawa bantuan pada korban banjir bandang di Aceh Timur dan Aceh Tamiang