Seratusan Surat Suara Pilkada di Papua Dibakar

INDEPENDEN –Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jayapura, Kabupaten Mappi dan Kepualauan Yapen membakar seratusan surat suara. Surat suara tersebut dimusnahkan lantaran kelebihan dan beberapa rusak.

Menurut Anggota KPU Papua, Beatrix Wanane secara keseluruhan distribusi logistik di 10 kabupaten dan 1 kota sudah terdistribusi dengan baik dan sudah tiba di 3000-TPS di 11 daerah yang mengikuti pilkada hari ini. Selengkapnya: Penyebab Tiga KPU di Papua Musnahkan Surat Suara.

Di wilayah lainnya, sebanyak 38 distrik di Kabupaten Lanny Jaya melaksanakan Pilkada dengan menggunakan sistem noken. Hanya satu distrik yang menggunakan kotak suara.

Komisioner KPUD Lanny Jaya, Yakien Wenda menuturkan, penggunaan noken dalam pemungutan suara merujuk pada petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan KPU Provinsi Papua.

Pilkada Lanny Jaya diikuti dua pasangan calon yakni, pasangan nomor urut 1, Briur Wenda-Paulus Kogoya, dan pasangan nomor urut 2,  Befa Jigibalom-Jemis Kogoya. Pilkada tahun ini diikuti 130-an ribu pemilih yang tersebar di 354 kampung dan 400-an TPS. Selengkapnya: Ratusan TPS di Lanny Jaya Gunakan Sistem Noken

Sementara itu, di Kabupaten Puncak Jaya sempat terjadi penembakan misterius H-1 Pilkada. Kepolisian menduga komplotan yang melakukan teror jelang Pilkada ini adalah kelompok Goliat Tabuni. Dari peristiwa penembakan ini, dua orang tewas. Selengkapnya: Ini Motif dan Pelaku Penembakan Dua Tukang Ojek Jelang Pilkada di Puncak Jaya.

kali dilihat